Imam Samy Metwally (Tengah) ulama masjid besar Ibu Kota Ottawa-Kanada. english.alarabiya.net ©2015 Merdeka.com
Biasanya bila ada kabar seseorang berpindah keyakinan sama dengan kita, bakal disambut suka cita. Namun ulama besar di Ibu Kota Ottawa, Kanada sebaliknya. Makin banyak muslim di negara itu justru membuatnya makin khawatir.Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Kamis (15/1), Samy Metwally, imam masjid besar Ottawa mengatakan sejak penembakan di depan gedung parlemen Kanada pada Oktober tahun lalu sekitar 15-20 pemuda usia 20-30 tahun telah datang ke masjid dan menyatakan masuk Islam. "Ini angka terbesar sejak kejadian itu dan ini aneh sekali," ujar Metwally.
Hal membuatnya khawatir yakni mereka bersyahadat namun tak kembali ke masjid dan belajar soal kebenaran Islam. Metwally mengaku sudah berusaha mengontak mereka namun seluruh mualaf ini menghilang.
"Mereka tak pernah kembali lagi. Ini perhatian yang besar bagi kami," kata Metwally.
Juru bicara lembaga muslim nasional Kanada Amira Elghawaby mengatakan komunitas Islam harus mengambil langkah dibutuhkan para mualaf agar terus belajar mengenal agama barunya
Sumber : Merdeka.com
No comments:
Post a Comment