Pasca ditetapkannya Cellica Nurachadiana sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Karawang, orang-orang yang mengaku dekat dengan politisi Partai Demokrat itu mulai gentayangan. Mereka mencari korban yang ingin naik jabatan dengan cara singkat.
Modalnya, cukup pintar bersilat lidah agar si calon korban yakin jika kedekatannya dengan Cellica, bisa memuluskan jalan mendapatkan jabatan yang diinginkan. Terlebih, saat ini mutasi jabatan terus 'digantung' tanpa kepastian kapan akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Karawang.
Hingga saat ini, sudah ada dua orang PNS yang ada di Jatisari kena tipu, karena tergiur dijanjikan promosi jabatan. Hal tersebut diungkapkan oleh PNS di lingkungan Kecamatan Cikampek, yang meminta namanya dirahasiakan kepada Radar Karawang, Rabu (14/1).

Dia menceritakan, awalnya pelaku melakukan aksi penipuan tersebut dengan mengirimkan pesan singkat kepada temannya yang PNS, meminta sejumlah uang sebagai salah satu syarat agar bisa mempromosikan jabatannya. Penipuan tersebut dilakukan bukan hanya satu kali, melainkan dua kali. Tapi saat pesan singkat yang dikirimkan kedua kali, dengan kembali meminta sejumlah uang itu terlihat memaksa. Pesan singkat yang kedua itupun menimbulkan kecurigaan. "Karena curiga dia sengaja menjebak pelaku untuk dilakukan pertemuan," ujarnya.
Ia melanjutkan, saat pelaku sudah terjebak dan janji akan bertemu di salah satu rumah makan yang ada di wilayah Cikampek, korban meminta tolong pada dirinya untuk bisa mengawal dan menangkap pelaku penipuan tersebut. "Saya juga gak tahu awalnya. Ditelepon oleh teman saya, katanya minta tolong. Tapi meskipun tidak tahu duduk perkaranya, saya berangkat untuk menolong," ujarnya.
Kejadian yang belum lama ini terjadi, akhirnya ditangani oleh pihak kepolisian dengan menghadirkan pihak orangtua pelaku, agar mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Tapi sekarang sudah beres, karena pelaku sanggup untuk mengganti uang yang jumlahnya sekitar Rp 16 juta tersebut," ujarnya.
Menurutnya, uang sebesar Rp 16 juta itu berasal dari dua orang PNS yang sudah tertipu. Kondisi tersebut membuat dirinya merasa prihatin, karena dengan adanya kejadian tersebut, praktik jual beli jabatan seolah terjadi. "Ini jadi pelajaran buat semuanya," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, Cellica belum berhasil dihubungi. Pesan singkat yang dikirim Radar Karawang tidak dibalas. (zie)
Sumber : Radar Karawang
No comments:
Post a Comment